ya ... itu lah sifat ku.. aku memang sulit untuk menerima kenyataan. Kenyataan yang tak semanis cerita di FTV SCTV. Ditinggal mantan untuk selamanya itu sangat menyakitkan, kenapa hingga kini pun masih membekas walaupun sy sudah menutup dalam2. sy memang tak bisa melupakan tapi sy berusaha membela diri. Berbagai cara sy lakukan, awalnya sulit namun hingga akhirnya sy bisa lepas dr semua dan kmbali sprti "ANNA" yang sy kenal. Seketika itu juga sy berprinsip untuk tak perlu lg memikirkan bagaimana hati sy, perasaan sy. Sy yakini Allah swt selalu bersama sy, subhanallah bukan hanya rezeki yang diperoleh tetapi kebahagiaan bathin.
mungkin krn sy terbiasa dg hidup sendiri sehingga ketika ada suatu masalah apapun itu, sy mencba menanganinya sndri. bukan karn sy tidk membutuhkan org lain, tp sy percaya ALlah tidk akan pernah diam, Dia selalu mengetahui isi hati hambanya. satu hal mungkin yg menjadi kelemahan sy adalah sya sulit untuk jatuh hati dan menjadi traumatis dengan kehadiran laki-laki. Efeknya sya mencoba untuk MENUTUP DIRI. Namun, ketika sy mencba untuk tidak akan menerima siapapun dalam hati sy, justru ketika itu pula sya mendadak jatuh hati. Iya.. mungkin aneh sama sepertnya hal nya dulu sy mengenal mantan sy dan sy mengatakan INI ANEH.
Yaapps... thats is you... Mr. C
baru skrg sy belajar mendewasakan diri. ia selalu mengajarkan sy berbagai hal, termasuk soal agama. Mungkin itu ketertarikan sy tentangnya krn ia memang berbeda dg yg lain. hari-hari sy dipenuhi dg warna-warni. Sy terkesan dg mengenalnya caranya menjalani hidup dengan pemikirannya seperti ayahku, bukan saja karena ia seorang mualaf, tetapi karena kepintaran dan keuletannya, ia selalu mempunyai progress dan pemikiran ke masa depan.
memang tak pernah terucap dr mulutnya "Do u want married with me" or " Do u want to be my girlsfriend". yapp,, kata-kata itu memang tidak ada. Ia punya cara lain dalam hal ini, ia memang bukan laki-laki penuh dg kelebay an dan romantisme cinta (tp sy pun tak suka dg keromantisan dan lebay). Caranya mendekatkan diri memiliki khas tersendiri bg sy hingga selalu membuat "TANDA TANYA" atau mungkin sy saja yg menganggapnya berlebihan. yapp... sy anggap bukan hanya sekedar teman dan sahabat, kakak, tp sy menganggap lebih dr itu.
walaupun sy tdk tahu persis siapa namamu, dari mana asalmu, apakah kmu sudah beristri, atau sudah ada yg memiilki, dan tinggal dimana kmu, apa aktivitas mu, dan apa harapanmu. semua itu sy tepis, sy yakini dalam diri sy mungkin karena km juga yg mengajarkan "suatu saat km akan tahu" tunggu sja waktunya. yaa... seperti janjimu ketika sy telah dinyatakan lulus ia akan menemui sy.
Namun sayang, thats just my dream. entah mimpi atau harapan yg sy inginkan. sy mungkin terlalu kekanak-kanakan mungkin juga sya terlalu manja. sy juga punya rasa sensitif yang sangt peka. itu lah mungkin yg membuat bukan hny Mr.C yang merasa bosan dan mencoba menghindar. sy pun sadar dan amat mengerti, sy punya keterbatasam, dan mungkin inilah jawaban yang Allah berikan.
menjelang sy akan ke desa hingga sy tba di rumah, apa yg km lakukan memang tdk secara lagsung, memang km tak pernah mengatakan "maaf kita sudahi aja" karena sy pun sangat tau tdk ada komitmen apapun diawal ttg hubungan ini. tp mgkn sy kembali lagi sy menanggapinya berlebih-lebihan. Sikapnya ini semakin membuat sy merasa terbuang ibarat kacang yang mahal semahal mahalnya. hmmm ini lah istilah adat jawa yg sya amat tidk inginkan "ko cewe ngejar-ngejar laki"..no no sy bukan pengemis. klopun sy memang tak bisa berjodh dg nya itu sudah menjadi kehendak ilahi tp setidaknya TIDAK ADA hal yg sia-sia bagi sy mengenal dirinya. Allah pasti telah menentukan jodoh, rezeki dan kematian. (Jodoh kita itu ibarat cermin jadi klo kita baik maka tentu kita akan memperoleh pasangan yang baik pula)
sy memutuskan dlm diri sy jg bisa melakukkan sprt yg kmu lakukan kpd sy. km sms seperlunya, km gk sms klo gk disms dlu, hingga sy yg sering sms atau telp tp tdk lg km membalas sms dan tdk lg menerima telp, atau berjanji akan menelp sy namun tdk ada telp itu,, Insyaallah sy jg biisa melakukan seperti itu kpd mu. bukan berarti sy membalas apa yg km lakukan, sy hanya mencoba untuk menerima kenyataan, bersama km itu hanya dunia mimpi sy, sy ingin dunia nyata. skali lg mungkin itu Jawaban yg Allah berikan kpd sy. Subhanallah, Allah selalu bersama sy sy yakin itu.. Allah tahu apa yg sy butuhkan bukan yg sy innginkan.
ya itulah yg sy rasain. mgkn skali lagi mgkn sy terlalu berlebihan. yaa,,, sy merasa seperti menjadi pengusik hidupmu, caramu datang dan pergi memang sgt indah . mungkin lewat tulisan ini juga ..akhirnya km bisa tau. knp sy pernah bertnya apa perkenalan kita sbuah kesia2an..? apa tujuan km bersilaturahmi dg sy?
nanti lagi ya dilanjutin curhatnyaa... episode selanjutnya --- smile n keep spirit Ann.. :)
27.8.12
8.4.12
Untukmu Tulang Rusukku
Ini gurat risauku pada jiwa yang menuai rasa sendu
Kurangkai doa untuk bintang yang meredup di gumpalan hati
Sebuah lirihan,,,,, dari sudut penantianku selama ini
Ku endapkan harapanku pada TanganNya yang kuasa atas segala
sesuatu
Ya Rabb ........ aku berdoa untuk seorang pria yang akan
menjadi bagian dari hidupku
Seorang pria yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkan aku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi hanya
untuk Mu
Seorang pria yang mempunyai hati yang sungguh mencintai dan haus
akan pertemuan denganMu
Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup,
sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seorang pria yang
mempunyai hati yang bijak bukan hanya sekedar otaknya yang cerdas
Seorang pria yang membuatku selalu berbenah untuk kupersembahkan
yang terbaik untuknya dan untuk orang-orang yang kucintai
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku, tetapi juga
menghormatiku, mengerti kemuliaanku, dan membimbing jiwa kerdilku
Seorang pria yang memapahku ketika aku terjatuh dan cemburu saat
aku berpaling dari Mu
Seorang pria yang tidak hanya memujiku tetapi dapat juga menasehatku ketika aku lupa, mengerti
ketika aku terluka, dan memberi senyuman ketika aku salah
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku, tetapi
karena hatiku, kekuranganku, kesederhanaanku, dan kejujuranku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabatku dalam setiap waktu
Seorang pria kesatria bukan karena tubuhnya yang gagah, tetapi
karena keberaniannya ketika melindungiku
Seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai wanita
seutuhnya atau bidadari saat aku disampingnya
Seorang pria yang gelisah akan agama, kehormatan, kesehatan,
kelemahan dan kesendirianku saat ia harus pergi
Seorang pria yang berkata “My dear.. Bangunlah aku ajak kamu
menangis di sepertiga malam terakhir, untuk menghitung lautan dosa yang pernah
kita selami”
Seorang pria yang selalu berkata “maaf” walaupun aku tau, ia tak
punya salah
Seorang pria yang bersabar dan bersyukur atas apa yang aku punya
Seorang pria yang membutuhkan semangatku sebagai peneguh dan
penyemangat hidupnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk mencapai
mimpi-mimpinya
Seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya
Seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya
sempurna
Seorang pria yang merindukanku saat ia kalut dan tak tahu tempat
untuk bersandar
Ya Rabb.. buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat
membuat pria itu bangga
Berikanlah aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMu dengan
tulus, agar aku bisa mencintainya, dengan cintaMu, bukan mencintainya dengan
sekedar cintaku
Ya Rabb.. ajari aku sepercik sifat lembutMu, agar kecantikanku
datang dari Mu bukan dari luar diriku dan jadikan aku yang tercantik dihatinya
Ringankanlah tanganku agar mudah ku berdoa untuknya agar ia
selalu dalam ridhoMu
Berikanlah aku mulut yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMu
agar aku dapat mendukungnya setiap hari dan membuat ia tersenyum disetiap waktu
Ya Rabb.. ajari aku keikhlasan dan keteguhan hati atas apa yang
Engkau mau
Buatlah singkat rentang waktu ini agar aku halal untuknya
Ya Rabb.. bisakah Engkau izinkan pria itu untuk menjemputku saat
waktu yang telah Engkau tentukan??
Mengantarkan aku menjalankan ridhoMu sehingga aku bisa masuk dalam syurgaMu
Dan apabila suatu saat kami bertemu, aku berharap kami berdua
dapat mengatakan “Maha suci Engkau, karena telah mempertemukanku dan
memberikanku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi lebih sempurna”
Aku tahu apabila suatu saat telah tergoreskan namanya untukku,
ku harap mereka diluar sana tahu , tentang rasa syukurku atas anugerah terindah
dihari itu dan tentang bahagianya aku bersamanya
Aku menanti saat indah itu...
Namun bila ia telah mendahuluiku, aku mohon padaMu bertahukanlah
ia disana “Aku adalah bidadarimu kelak”.
20.3.12
ANALISIS KETERSEDIAAN PANGAN WILAYAH INDONESIA TAHUN 2007 BERDASARKAN PENDEKATAN PPH
Kelompok 11 :
Kumalawati Dewi I14104010
Endah Fitri Maharani I14104017
Anna Febritta Intan S I14104023
- Secara kuantitatif, kontribusi total ketersediaan energi terhadap AKE adalah sebesar 147.4%. Hasil ini menunjukkan bahwa pada tahun 2007 kecukupan ketersediaan pangan berdasarkan AKE telah mencukupi karena tingkat ketersediaan pangan penduduk Indonesia telah melampaui angka anjuran untuk hidup sehat dan produktif sesuai rekomendasi WKPG VII sebesar 2200 kkal/kap/hari,
- Secara kualitatif, tingkat keragaman pangan Indonesia baru mencapai skor PPH sebesar 86.5 dari 100 skor yang dianjurkan. Hal ini menunjukkan mutu ketersediaan pangan Indonesia belum baik karena kurang beragam.
- Tingkat ketersediaan untuk dikonsumsi yang paling tinggi berasal dari kelompok pangan “padi-padian”. Hal ini menunjukkan suatu keadaan dimana masyarakat Indonesia memiliki tingkat konsumsi yang cukup tinggi terhadap bahan pangan padi-padian terutama beras (Jumlah beras yang tersedia untuk dikonsumsi sebesar 145.77 Kg/kapita/tahun)
- Berdasarkan rincian diatas, dapat menunjukkan bahwa ketahanan pangan di Indonesia pada tahun 2007 belum baik.... :)
31.12.11
Kamu "hawa" yang penuh rahasia
Susah buat ngertiin cewek, mungkin aja kamu belum tahu betul bagaimana
sebenernya kaum hawa itu, ini sedikit rahasia yang perlu kamu tau tentang kaum
hawa. Cewek-cewek juga punya rahasia dan hal-hal unuik yang tidak semua cowok
bisa paham dan mengerti, walaupun ini lebih mengutamakan pendapatku, tapi aku
yakin pasti semua cewek-cewek sedikit atau banyak sama denganku, toh semua
cewek diciptakan dengan hati yang sama kok,, hehehe lebay.com
1. Cewek itu manusia berjiwa labil, tapi jangan salah,
dia justru paling kuat dalam menghadapi semua masalah
2. Cewek selalu ingin membantu cowok yang dia sayang
untuk keluar dari masalah, apapun itu, cewek siap untuk membantu
3. Cewek hanya pura-pura marah saat cowok yang dia sayang
bersikap menyebalkan, tapi ketahuilah, sebenernya dalam hati tak sedikitpun
cewek bisa marah
4. Cewek yang bener-bener menyayangimu biasanya akan
nurut dengan semua peraturan yang dibuat oleh cowok yang bener-bener dia
sayang, walau berat dia pasti akan nurut
5. Saat kamu memeluk cewekmu, jangan kamu lepas sebelum
dia berinisiatif untuk keluar dari pelukanmu, karna dalam pelukanmu dia merasa
menyatu denganmu
6. Cewek paling suka liat cowoknya berpakaian rapi dan
bersih, tapi tidak dengan pakaian super direktur banget, itu malah bikin cewek
jadi gak pede
7. Cewek gak pernah liat dari warnamu, maksudnya jelek
atau tampannya seorang cowok, karna cewek lebih terpikat dengan kebijaksanaan
dan kebaikan hati seorang cowok
8. Cewek paling takut saat kamu bilang dia gendut, dia
akan usaha mati-matian untuk diet biar cowoknya gak manggil dia gendut
9. Tapi saat gendut itu kamu jadikan panggilan kesayangan
untuknya, dia justru akan kangen panggilan itu saat kamu tak pernah lagi
memanggilnya gendut. Kamu boleh panggil dia jelek, cubby, mpuus, atau apapun,
selama kamu menjadikan itu panggilan kesayangan, cewek akan suka
10. Cewek tidak suka kalau cowoknya merokok, apalagi kalau sampai mencandu, itu
karna cewek tidak ingin cowok yang dia sayang jadi sakit dan kenapa-kenapa
11. Ketika seorang cewek bener-bener menyayangimu, maka dia akan melupakan
karakter jelekmu, dia tidak akan memintamu untuk berubah untuknya, tapi dia
akan bersabar menunggumu berubah untuk kebaikanmu
12. Jangan sampai nganggap cewek itu makhluk centil saat dia berkali-kali SMS
kamu “sayaaanggg atau bebee atau cintaa”, karna saat itu dia sedang
merindukanmu
13. Saat cewek mencium kening dan kedua pipimu, saat itulah dia mengungkapkan
seluruh cintanya dari hati terdalam
14. Cewek adalah makhluk yang paling gampang percaya dengan janji-janji yang
diucapkan cook yang bener-bener dia sayang, walaupun sebenernya saat itu dia
sedang dibohongi tapi dia akan terus berusaha untuk percaya, tau kenapa?,
Cinta.
15. Cewek paling takut saat kamu jauh darinya, bukannya takut kamu selingkuh,
dia takut kamu deket dengan cewek lain
16. Cewek tidak akan pernah mau kamu peluk kalau dia tidak bener-bener
mencintaimu
17. Cewek selalu takut akan melukai perasaanmu, makanya dia selalu hati-hati
saat berbicara denganmu
18. Cewek mengagumi cowok yang mandiri, alias serba bisa. Bukan untuk
memanfaatkanmu nantinya, tapi dia kagum dengan kemampuanmu yang bisa
mengerjakan pekerjaaan dan memenuhi kebutuhanmu sendiri, intinya cowok mandiri
adalah idola para cewek
19. Cewek akan sedih saat cowok yang dia sayang tidak membalas SMS
nya atau tidak mengangkat telponnya, dia tidak negative thinking, dia berpikir
seolah kamu tidak merindukannya
20. Cewek selalu ingin kamu tau kalau dia sangat menyayangimu, dia akan
langsung ungkapin ke kamu, dan mungkin juga lewat SMS, atau memberitahumu lewat
teman-temanmu
21. Saat seorang cewek bermimpi ingin hidup selamanya denganmu, maka itulah
kenyataannya
22. Cewek akan berusaha keras untuk tidak membohongimu sedikitpun
23. Cewek yang bener-bener menyayangimu akan tetap menerima dan memaafkanmu
saat kamu minta kembali, padahal dia tahu dia tahu kamu selingkuh. Rasa
sayangnya tak bisa dibandingkan dengan perselingkuhanmu
24. Cewek akan sabar mendengarkan curhatmu walau sebenernya dia sangat lelah
dan mengantuk
25. Cewek yang bener-bener menyayangimu tak akan pernah berkata “Aku gak ada
waktu”, karna untuk orang yang dia sayang, waktu istirahatnya yang sedikitpun
akan dia berikan
26. Cewek mungkin gampang deket dan berteman dengan cowok manapun, tapi percaya
gak, saat dia bercerita dengan teman-teman cowoknya itu dia justru membayangkan
wajahmu
27. Cewek tak pernah lelah untuk membantumu, untukmu dia bisa kuat melakukan
apapun untuk kamu
28. Cewek yang menyayangimu tak pernah berhenti berdoa untukmu, untuk
kesehatanmu, keselamatanmu dan cintamu
29. Cewek mungkin akan bergenit-genit ria dihadapanmu, tapi tidak didepan cowok
lain, jadi jangan salah paham
30. Cewek selalu memahami semua pendapatmu tentangnya, walau sebenanya kamu
tidak terlalu memahaminya tapi dia akan terus mengerti kamu
31. Cewek akan selalu memuji cowok yang dia sayang dihadapan temen-temennya,
bahkan mau berbohong dan menyembunyikan keburukanmu
32. Cewek mungkin kadang berusaha membuat kamu cemburu, tapi percayalah, itu
hanya salah satu cara kunonya untuk mendapatkan perhatian darimu
33. Cewek mencintai cowok yang sayang dengan keluarganya
34. Cewek mengagumi cowok yang ramah dan santun, serta sopan saat berbicara
35. Cewek mungki akan tergila-gila dengan ketampanan seorang cowok, tapi belum
tentu dia jatuh cinta, karna saat dia tahu tampannya itu tidak seimbang dengan
tampan hatinya, seorang cewek justru bisa balik membenci dengan
sebenci-bencinya
36. Tau gak, cewek selalu memikirkanmu sebelum dia tidur dan terlelap
37. Cewek menyimpan semua perkataanmu dan dia akan mengingatnya dengan baik,
jadi hati-hati kalau berjanji dengan cewek
38. Cewek itu gampang menangis, jangan pernah lukai hatinya, karna dia akan
tetap memaafkanmu walau kamu buat dia menangis
39. Cewek benci cowok genit
40. Dan cewek selalu mencintai dengan hati, bukan logika. Cewek itu menggunakan
perasaan untuk melemahkan logika para cowok
Oke, sekian dulu, semoga kamu-kamu semua
puas dengan rahasia ini, sebenernya rugi juga kalau harus membeberkan semua
rahasia cewek-cewek, tapi ini juga untuk buat hubungan kamu-kamu langgeng
dengan pasangan kamu masing-masing. Semoga mulai hari ini para cowok dapat
memahami ceweknya yach… good luck
15.10.11
Dibalik Kehebatan Shalat Dhuha
Shalat Dhuha ialah shalat
sunnah yang dikerjakan pada waktu Matahari sedang naik, yaitu kira-kira
setinggi lebih kurang 7 (tujuh) hasta atau sekitar setinggi satu tombak yaitu
antara pukul 07.00 pagi sampai masuk waktu Dzuhur ( sekitar pukul 11.00 siang
). Allah SWT dalam beberapa ayat bersumpah dengan waktu dhuha. Dalam pembukaan
surat Assyams, Allah berfirman, ''Demi matahari dan demi waktu dhuha.'' Bahkan,
ada surat khusus di Alquran dengan nama Addhuha. Adapun keutamaan shalat dhuha
dalam beberapa hadist berikut ini :
1.
sholat Dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi, dalilnya adalah hadits dari
Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan
kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat sholat
Dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari Muslim).
2.
Berdasarkan sabda Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dzar radhiallahu
‘anhu, Rasulullah bersabda, “Tiap pagi ada kewajiban sedekah bagi
tiap ruas tulang kalian, Setiap tasbih adalah sedekah, Setiap tahmid adalah
sedekah, Setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan untuk melakukan kebaikan
adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah, dan semua itu dapat
tercukupi dengan melakukan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR. Muslim).
3.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalatnya
orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena
teriknya matahari.” (HR. Muslim).
4.
Di antara doa Rasulullah SAW: Allahumma baarik ummatii fii bukuurihaa.
Artinya, ''Ya Allah berilah keberkahan kepada umatku di waktu pagi''. Ini
menunjukkan bahwa orang-orang yang aktif dan bangun di waktu pagi (waktu subuh
dan dhuha) untuk beribadah kepada Allah dan mencari nafkah yang halal, ia akan
mendapatkan keberkahan. Sebaliknya, mereka yang terlena dalam mimpi-mimpi dan
tidak sempat shalat Subuh pada waktunya, ia tidak kebagian keberkahan itu.
5.
Aisyah menceritakan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Dhuha
empat rakaat. Dalam riwayat Ummu Hani', ''Kadang Rasulullah SAW melaksanakan
shalat Dhuha sampai delapan rakaat.'' (HR Muslim). Imam Attirmidzi dan Imam
Atthabrani meriwayatkan sebuah hadis yang menjelaskan bahwa bila seseorang
melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu ia berdiam di tempat
shalatnya sampai tiba waktu dhuha, kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha, ia
akan mendapatkan pahala seperti naik haji dan umrah diterima.
Doa yang biasa
dilakukan oleh Rasulullah selepas shalat dhuha adalah : "Ya Allah,
bahwasanya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, kecantikan ialah
kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, dan perlindungan itu,
perlindungan-Mu". "Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit,
turunkanlah dan jika ada di dalam bumi , keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah,
jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha,
keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami
segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh".
Surat untuk calon suamiku ^^
Dear calon suamiku…
Apa kabarnya imanmu hari ini?
Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya
hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanu atas amanah yang
saat ini tengah kau genggam?
Wahai Calon Suamiku…
Tahukah engkau betapa Allah sangat
mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar
aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak.
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini
lebih baik.
Kadang aku bertanya-tanya, kenapa
Allah selalu mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu
jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa
kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah
membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga
telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu.
Calon suamiku…
Entah dimana dirimu sekarang. Tapi
aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini
tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu
kelak.
Apa yang kuharapkan darimu adalah
kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau
harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang dapati.
Aku masih haus akan ilmu. Namun
berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang
mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.
Wahai calon suamiku…
Saat aku masih menjadi asuhan ayah
dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat
menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu,
aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disyurga cukup aku yang
menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.
Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau
Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu
pula dirimu.
Pernah suatu ketika aku membaca
sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus
berduri. Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat
berbulu. Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini.
Namun kemudian kaktus itu berbunga,
sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan beruba menjadi kupu-kupu yang
teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi
apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.”
Aku yakin kaulah yang kubutuhkan,
meski bukan seperti yang aku harapkan.
Calon suamiku yang di rahmati Allah…
Apabila hanya sebuah gubuk menjadi
perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah
markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan
kasih.
Ketika kelak telah lahir generasi
penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya
dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan
menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah SWT.
Bunga akan indah pada waktunya.
Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini
sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.
Kini aku sedang belajar menjadi yang
terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik
disisimu kelak.
Calon suamiku…
Inilah sekilas harapan yang
kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan
dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita
tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan
diriku yang akan belajar memahamimu.
Jangan Gadaikan AGAMA Demi CINTA
Allah yang maha pengasih lagi maha penyanyang telah menciptakan manusia
berpasang-pasangan. Melalui pernikahan kedua pasangan tersebut disatukan. Pernikahan merupakan
suatu ikatan yang sangat dalam dan kuat sebagai penghubung antara seorang pria
dengan seorang wanita dalam membentuk suatu keluarga atau rumah tangga.
Rasullah Saw bersabda“Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang
telah mampu untuk nikah, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu
lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa
yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu
bisa menjadi perisai baginya” (HR. Bukhori-Muslim). Dari Jabir r.a.,
Sesungguhnya Nabi Muhammad Saw bersabda : "Sesungguhnya perempuan
itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ;
maka pilihlah yang beragama” (HR. Muslim dan Tirmidzi). Doa Nabi
Muhammad Saw pada pernikahan putrinya Fatimah Az-zahra dengan Ali bin Abi
Thalib : "Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya,
memberkahi kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka menjadikannya
pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi
umat".
"Cinta itu buta," begitu kata penyair asal Inggris, William
Shakespeare. Ungkapan yang sangat masyhur itu memang kerap terbukti dalam
kehidupan sehari-hari. Bahkan, terkadang sampai melupakan aturan agama. Saat
ini, tak sedikit umat Muslim yang karena "cinta" berupaya sebisa
mungkin untuk menikah dengan orang yang berbeda agama.
Fenomena menikah dengan pasangan beda agama hingga saat ini bisa dijadikan
topik yang pas untuk dibahas karena sampai saat ini masih sering menjadi
perdebatan dikalangan masyarakat muslim maupun non-muslim. Sebenarnya nikah beda
agama sudah pernah terjadi dimasa Rasulullah saw dan ada beberapa ayat pula
telah menjelaskan tentang persoalan ini.
Di Indonesia perbedaan agama dalam kehidupan rumah tangga selalu dipandang
serius.Undang-undang Perkawinan No.1 tahun 1974 pada pasal 2 ayat 1 menyatakan bahwa
suatu perkawinan dapat dinyatakan sah, apabila dilakukan menurut hukum
masing-masing agama dan kepercayaan pasangan yang melakukan pernikahan. Pada
umumnya, pasangan yang berbeda agama masing-masing akan berharap dan yakin
suatu saat pasangannya akan berpindah agama. Dampak psikologis orang tua yang
berbeda agama juga sangat dirasakan oleh anak-anaknya karena ada suatu
kompetisi antara ayah dan ibu untuk mempengaruhi anak-anak sehingga anak
menjadi bungung siapa yang harus diikuti keyakinannya. Namun ada juga yang
malah menjadi lebih dewasa dan kristis.
§
Nikah Beda Agama dalam Sudut Pandang Islam
Hukum wanita muslimah menikah dengan laki-laki non islam adalah haram.
Dalil yang digunakan untuk larangan tersebut :
"Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka
beriman. sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik,
walaupun dia menarik hatimu. Dan janglah kamu menikahkan orang-orang
musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya
budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu.
Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan
izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayatnya (perintah-perintahnya) kepada
manusia supaya mereka mengambil pelajaran". (QS. Al-Baqarah :221)
"Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu
perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka.
Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka. Jika kalian telah mengetahui
bahwa mereka (wanita-wanita mukminah) benar-benar beriman maka janganlah kalian
kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang kafir. Mereka tidak halal
bagi orang orang kafir dan orang orang kafir itu tidak halal bagi mereka".
(QS.Al Mumtahanah: 10).
Secara logis mengapa wanita muslim dilarang menikah dengan laki-laki non
muslim karena laki-laki adalah pemimpin keluarga, berkuasa dan bertanggung
jawab atas istri dan dirinya sendiri. Islam menjamin kebebasan aqidah
bagi istrinya serta melindungi hak-hak kehormatannya dengan syariat dan
bimbingannya. Akan tetapi, agama lain seperti Nasrani dan yahudi tidak
memberikan jaminan kepada istri yangberlainan agama.
Sedangkan pernikahan seorang lelaki muslim dengan perempuan non-muslim
terbagi atas dua macam :
1. Lelaki muslim dengan perempuan ahli
kitab. Ahli kitab yang dimaksud adalah agama nasrani dan yahudi (Agama
samawi).Hukumnya boleh. Allah berfirman : "Pada hari
ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan orang-orang yang diberi alkitab
itu halal bagimu dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (dan
dihalalkan mengawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita
yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan diantara orang-orang
yang diberi alkitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka
dengan maksud menikahinya , tidak dengan maksud berzina dan tidak pula
menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman
maka hapuslah amalannya dan ia hari dihari akhirat termasuk orang-orang
merug" (QS.Al-Maidah:5). Ulama menafsirkan bahwa alkitab disini
adalah Injil dan Taurat. Agama islam, nasrani dan yahudi berasal dari sumber
yang sama disebut agama samawi. sedangkan agama hindu, budha atau konghuchu
tidak temasuk agama samawi tetapi termasuk agama ardhiy karena benda yang
mereka katakan sebagai kitab suci itu bukanlah kitab yang turun dari Allah SWT.
Benda itu adalah hasil pemikiran para tokoh mereka dan filosof mereka. Sehingga
kita bisa bedakan bahwa kebanyakan isinya lebih merupakan petuah, hikmah,
sejarah dan filsafat para tokohnya.
2. Lelaki muslim dengan perempuan non Ahli
Kitab. Untuk kasus ini banyak Ulama sepakat melarang lelaki muslim menikah
dengan perempuan non ahli kitab dikarenakan non ahli kitab sama saja dengan
musyrik. musyrik adalah penyembah berhala, api dan sejenisnya. Misal wanita
beragama Hindu, Budha, Shinto, dll. Dalil yang digunakan untuk larangan
tersebut :"Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum
mereka beriman. sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita
musyrik, walaupun dia menarik hatimu...... " ((QS. Al-Baqarah
:221).
§
Nikah beda agama dalam pandangan non-islam
1. Nikah beda agama menurut agama katholik.
Agama katholik dengan tegas menyatakan bahwa pernikahan antara seorang katholik
dengan penganut agama lain tidak sah (Kanon 1086). Namun
demikian, bagi mereka yang tidak mungkin dipisahkan lagi karena cintanya sudah
terlanjur medalam, Uskup dapat memberi dispensasi dengan jalan menikahkan
pemeluk agama katholik dengan agama islam, asalkan keduanya memenuhi
syarat yang ditentukan (Kanon 1125) : (a) yang beragama katholik
berjanji akan tetap setia pada iman katholik dan bersedia mempermandikan dan
mendidik semua anak-anak mereka secara katholik. (b) yang tidak beragama
katholik berjanji menerima pernikahan secara katholik, tidak akan menceraikan
pihak yang beragama katholik, tidak akan menghalangi pihak katholik
melaksanakan imannya, bersedia mendidik anak-anaknya secara katholik.
2. Nikah beda agama menurut kristen
protestan.apapun alasan yang mendasarinya, pernikahan beda agama dilarang (I
Korintus 6: 14-18).
3. Nikah beda agama menurut budha.
Pernikahan beda agama tidak terlalu begitu bermasalah. Hanya saja, disarankan
satu agama. Hal ini disebabkan pertimbangan kehidupan dalam pernikahan itu
sendiri.
4. Nikah beda agama menurut hindu. Dalam
agama hindu tidak dikenal pernikahan beda agama. Hal itu terjadi karena sebelum
menikah harus dilakukan upacara pernikahan terlebih dahulu. Apabila salah
seorang calon mempelai tidak beragama hindu, maka dia diwajibkan sebagai
penganut agama hindu. setalah berganti agama menjadi agama hindu, ia disucikan
terlebih dahulu baru pelaksanaan pernikahan dapat terlaksana (Ketentuan Seloka
V89 kitab Manawadharmasastra).
Mengapa agama menjadi persoalan?
Karena agama ibarat pakaian yang digunakan seumur hidup.
Spirit,keyakinan,dan tradisi agama senantiasa melekat pada setiap individu yang
beragama,termasuk dalam kehidupan rumah tangga.Di sana terdapat ritual-ritual
keagamaan yang idealnya dijaga dan dilaksanakan secara kolektif dalam kehidupan
rumah tangga. Contohnya pelaksanaan salat berjamaah dalam keluarga muslim, atau
ritual berpuasa. Semua ini akan terasa indah dan nyaman ketika dilakukan secara
kompak oleh seluruh keluarga. Setelah salat berjamaah, seorang ayah yang
bertindak sebagai imam lalu menyampaikan kultum dan dialog, tukar-menukar
pengalaman untuk memaknai hidup. Suasana yang begitu indah dan religius itu
sulit diwujudkan ketika pasangan hidupnya berbeda agama. Kenikmatan berkeluarga
ada yang hilang.
Contoh lainnya biasanya anak akan merasa sedih ketika ia tahu agama islam
dan memahami isi alquran. Pasti ia tidak ingin orang tuanya yang melahirkan,
membesarkan ia hingga besar ketika diakhirat nanti berada di neraka bersama
orang-orang kafir lainnya.
Jadi, sepanjang pengamatan saya, secara psikologis pernikahan beda agama
menyimpan masalah yang bisa menggerogoti kebahagiaan untuk orang tua dan
anaknya. Ini juga tidak berarti pernikahan satu agama akan terbebas dari
masalah, ada namun tak seberat beda agama.
Untuk semua teman-teman:
Cinta akan membentuk keluarga sakinah mawadah warohmah
karena kesamaan iman dan aqidah dalam naunga ridho Allah swt
jangan biarkan sedikitpun celah hatimu terbuka dengan cinta terselubung
bencana imanmu
karena cinta seperti itu akan mekikis aqidahmu
pernikahan dengan berbeda keyakinan tidak akan melahirkan ketentraman
jiwa...
(Rabu, 22 September
2010 by Anna Febritta Intan Sari)
Kanker Payudara pada Laki-laki.. Nahhh Lhoo..
Kasusny
memang sgt sdkt,hny 1% dr jmlh total kasus kanker payudara. Menurut dr.muchlis
ramli,"tmbuhny jaringan tumor,meski hny 1 atau 2 cm dbwh kulit lgsg
menempel ke otot2 dada bahkn lgsg menembus ke organ2 dsekitarnya shg enyebaran
ny relatif lbh cpt".
Penyebab kanker payudara pd pria hingga kini blm diketahui. Namun bbrapa faktor risiko penyakit ni antara lain umur (>50th), riwayat kanker, gaya hdup tdk sehat, konsumsh obat hormonal (mis: obat kuat). Jd wlopun kasusny sgt sdkt, para laki2 perlu ttp waspada. Ternyta pntg jg lho bg laki2 u/ memijat2 bgian dadany ketika mandi. Hohoho. .^,^
Penyebab kanker payudara pd pria hingga kini blm diketahui. Namun bbrapa faktor risiko penyakit ni antara lain umur (>50th), riwayat kanker, gaya hdup tdk sehat, konsumsh obat hormonal (mis: obat kuat). Jd wlopun kasusny sgt sdkt, para laki2 perlu ttp waspada. Ternyta pntg jg lho bg laki2 u/ memijat2 bgian dadany ketika mandi. Hohoho. .^,^
Aku mulai mengerti cinta ketika maut menjemput Suamiku!! (siapkan tissue ya)
Semoga peristiwa di bawah ini
membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki
:
Aku membencinya, itulah yang selalu
kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun
menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah
karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.
Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah
menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya
sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya
pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak
punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat
menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna
untuk putri satu-satunya mereka. Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat
manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian
rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku
selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya
setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya
sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.
Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada
seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu
menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di
tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas
meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku
meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung
bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa
memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali
ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku. Tadinya aku memilih
untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak.
Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia
menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil
KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya
setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya. Itulah
kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung
sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya
melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan
semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak
kami.
Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa
berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling
akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa,
dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari
itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya
menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan
peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di
acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkimpoianku, aku juga membenci
kedua orangtuaku.
Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium
pipiku saja dan diikuti anak-anak.Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga
anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut.Aku berusaha mengelak dan melepaskan
pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali
mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.
Ketika mereka pergi, akupun memutuskan
untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon
langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku
sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling
memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun
betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah.
Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam
tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa
kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.
“Maaf
sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil
dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan
di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.Dengan marah, aku
mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara.
Tak lama kemudian, handphoneku kembali
berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak.
“Apalagi??”
“Sayang,
aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang
ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir
aku menutup telepon kembali. Aku menyebut
nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan
mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan
tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti
kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku
ketinggalan dompet membuatku gengsi
untuk berhutang dulu.
Hujan turun ketika aku melihat keluar dan
berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin
tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban
meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali
berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.
Teleponku diangkat setelah beberapa kali
mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing
menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing
itu memperkenalkan diri, “selamat siang,
ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera.
Lelaki asing itu ternyata seorang polisi,* ia memberitahu bahwa suamiku
mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian.
Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon
ditutup, aku berjongkok dengan bingung.Tanganku menggenggam erat handphone yang
kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa
hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.
Entah bagaimana akhirnya aku sampai di
rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana
menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang
gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang
melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam,
tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan
menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan
itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya.
Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah
sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak
ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu
dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan
mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.
Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku
duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah
aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya
dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa
yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh
perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku
menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak
dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata
tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian
wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya
berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam
mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis.
Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat
padanya terakhir kali kami berbicara.
Aku teringat betapa aku tak pernah
memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia
selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus
kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah
absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku
sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah
bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir
seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi
kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan
mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk
anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika
pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Ia pun pulang larut
malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau
menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau
jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.
Saat* pemakaman, aku tak mampu menahan diri
lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang
menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku
terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku
dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka
kehilangan dirinya. Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah
kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam
keinginan untuk bersamanya.
Dihari-hari awal kepergiannya, aku duduk
termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan.
Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang
mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak
memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok
menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang
meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat
teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di
kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya disebelahku.
Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar
suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu
mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia Sering berantakan di kamar tidur
kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku
begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa
me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap
bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia
membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di
sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa
disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti
kehilangannya* dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena
aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.
Aku juga marah pada diriku sendiri, aku
marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah
karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku
marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada
lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat
meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf,
meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku,
meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang
begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit.
Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga
untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak
pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.
Empat puluh hari setelah kematiannya,
keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang
menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku
tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar
pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah
rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan
setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa.
Dari kantor tempatnya bekerja, aku
memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku
terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama
ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah
tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah
tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang
aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji
terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi
bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu
diatur oleh dia.
Kebingunganku terjawab beberapa waktu
kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali
dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia
mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam
surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya
untukku.. :
“Istriku Liliana tersayang, Maaf karena harus meninggalkanmu
terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus
segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang
lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan
anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu. Seandainya aku
bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian
kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi
sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi.
Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya
untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya
sayang. Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat
hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk
mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau
aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.
Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa
mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria
pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan
selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!”
Aku terisak membaca surat itu, ada gambar
kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia
mengirimkan note. Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki
beberapa asuransi dantabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya.
Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan
tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh
orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui
betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap
membanjiri kami dengan cinta. Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi.
Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih
begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk
anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku
selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku
pergi.
Kini kedua putra putriku berusia duapuluh
tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang.
Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri,
soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa
nyuci, gimana ya bu?” Aku
merangkulnya sambil berkata “Cinta
sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya.
Karena cinta, kau akan belajar
menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan
menyelesaikannya atas nama cinta.” Putriku
menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah?
Cinta itukah yang membuat ibu tetap
setia pada ayah sampai sekarang?” Aku
menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah
suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua.
Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang
begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat
menunjukkan cintaku pada suamiku. Akumenghabiskan sepuluh tahun untuk
membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk
mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah
bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.
Terkadang
disaat bersama kita kurang menghargai orang orang yang bersama kita,
disaat
kehilangan nya baru kita mengenal apa itu arti cinta sebenarnya. Sebelum
kita
ditinggalkan orang2 yang tercinta, yang setia menemani kita, berikan lah
balasan
cinta kita sepenuh hati pada mereka, sekarang masih belum terlambat teman2.
sumber...*lupa...hanya
share aja....
Langganan:
Postingan (Atom)